Dalam membantu mengukur suhu tubuh, seseorang bisa menggunakan alat khusus bernama termometer. Bila sebelumnya banyak yang mengenal termometer analog dengan menggunakan air raksa, saat ini termometer digital justru makin banyak menjadi pilihan karena penggunaannya yang praktis. Populernya termometer jenis ini juga tidak lepas dari kemudahan penggunaannya, tapi juga dari banyaknya tipe yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.  

Apa saja jenis termometer digital dan fungsinya?

Cara kerja termometer digital adalahi dengan menggunakan sensor elektronik untuk melakukan proses pengukuran suhu. Keunggulan dari penggunaan alat ukur suhu ini, yakni memberikan hasil pengukuran suhu tubuh yang lebih akurat. Di pasaran, Anda dapat menemukan berbagai macam termometer digital dengan fungsi masing-masing seperti berikut ini. 

  • Tympanic thermometer 

Merupakan termometer yang digunakan dengan memasukkan ujung alat berukuran kecil ke dalam telinga. Sebelum menggunakan alat ini, pastikan daun telinga ditarik dengan lembut ke arah belakang terlebih dahulu untuk memudahkan mengarahkan alat masuk ke telinga. Setelah itu, tinggal masukkan termometer dengan hati-hati ke saluran telinga dan lihat hasilnya setelah terdengar bunyi bip. 

  • Temporal artery thermometer 

Berikutnya, ada jenis termometer temporal artery thermometer yang digunakan lewat kening dan pastinya sangat mudah digunakan. Dalam menggunakan alat ukur suhu tubuh satu ini, Anda perlu memastikan agar kondisi wajah dalam kondisi kering agar hasil pengukurannya lebih akurat. Setelah itu, lepas lapisan penutup strip dan tempelkan di bagian dahi, lalu tunggu hingga 15 detik untuk melihat perubahan warna di salah satu jenis temperatur. Sebelum menggunakan kembali, pastikan bagian strip termometer tersebut sudah dibersihkan cukup dengan mengelapnya saja. 

  • Axillary thermometer 

Perlu Anda ketahui, bahwa pengukuran suhu tubuh lewat ketiak umumnya akan jauh lebih akurat dibandingkan lewat telinga. Khusus untuk jenis termometer digital satu ini, bisa digunakan dengan meletakkan ujung termometer ke ketiak dan rapatkan lengan dengan lembut. Jika sudah, Anda hanya perlu menunggu sekitar 20 detik sampai muncul angka yang menunjukkan angka temperatur tubuh di layar termometer tersebut. 

  1. Oral thermometer 

Terakhir, Anda juga dapat menggunakan jenis termometer oral yang digunakan lewat mulut. Jika dilihat secara sekilas, alat ukur suhu tubuh satu ini memiliki bagian ujung yang mirip dengan dot, sehingga menjadikan akan nyaman ketika menggunakannya. Biasanya, penggunaan oral thermometer sering kali digunakan untuk mengukur suhu tubuh pada bayi yang baru lahir. 

Itulah tadi beberapa jenis termometer digital yang banyak dijual di pasaran dengan fungsi penggunaan masing-masing. Meskipun menawarkan banyak jenis, pastikan Anda membeli termometer digital tersebut di toko terpercaya seperti halnya OMRON yang menawarkan harga terjangkau dan hasil pengukuran suhu tubuh akurat. 

 

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *